simplicity

words blend...

 
Images and Words
  
  
  
  
  
  
another short conversation
Thursday, March 06, 2008
- kamu bodoh
- lho, ada apa ini ?

- iya, tadi saya bilang kalau kamu bodoh..
- ok, saya bodoh.. tapi saya bodoh karena apa ?

- kamu bodoh, selama ini kamu tidak menyadari kalau ada gadis yang mencintaimu !
- jadi karena itu ?
- ya, karena itu ! dan karena kamu tidak membalasnya !
- apakah salah kalau saya tidak mengetahuinya ?
- yap, kamu salah.. itu makanya saya bilang kamu bodoh !
- apakah dia cantik ?
- hmm... is beauty everything ?
- ....

- tapi dia memang cantik..
- oh..
- cantik meski tanpa polesan peradaban seperti gadis-gadis lainnya
- owh...
- ya, dia memang teramat cantik..
- kalau dia memang cantik. kenapa tidak kamu dekati gadis yang mencintaiku itu ?

- ... aku memang mencintainya, tapi aku pikir ia akan jauh lebih baik tanpa aku
- begitu ya ?
- ya.. so simple..
- nope, love isn't simple at all..
- ... indeed, indeed..
posted by siaudy @ 9:54 AM   3 comments
percakapan singkat
Wednesday, March 05, 2008
- lapor pak !
- hmmm..

- saya jatuh cinta pak !
- hmm, trus, kenapa kamu lapor ke saya ?

- bukankah jatuh cinta kini membutuhkan pengakuan pak ?
- iya, kamu betul.. tapi kenapa lapor ke saya ?

- lalu ? saya harus lapor ke siapa pak ?
- ke mbahmu sana ! dasar idiot !

- ....
- kenapa lagi ?

- apa yang harus saya lakukan sekarang pak ?
- jatuh cinta ya ?
- iya pak, saya jatuh cinta..
- itu sulit..
- banget pak, jatuh cinta itu memang sulit..
posted by siaudy @ 4:12 PM   0 comments
Flake
Wednesday, February 27, 2008

I know she said it's alright
But you can make it up next time
I know she knows it's not right
There ain't no use in lying

Maybe she thinks I know something
Maybe she thinks its fine
Maybe she knows something I don't
I'm so, I'm so tired, I'm so tired of trying

It seems to me that maybe,
It pretty much always means no
So don't tell me you might just let it go

And often times we're lazy
It seems to stand in my way
Cause no one no not no one
Likes to be let down

I know she loves the sunrise
No longer sees it with her sleeping eyes
And I know that when she said she's gonna try
Well it might not work because of other ties and
I know she usually has some other ties
And I wouldn't want to break 'em, nah, I wouldn't want to break 'em

Maybe she'll help me to untie this but
Until then well, I'm gonna have to lie too

It seems to me that maybe
It pretty much always means no
So don't tell me you might just let it go
And often times we're lazy
It seems to stand in my way
Cause no one no not no one
Likes to be let down

It seems to me that maybe
It pretty much always means no
So don't tell me you might just let it go

The harder that you try baby, the further you'll fall
Even with all the money in the whole wide world
Please don't pass me
Please don't pass me by

Everything you know about me now baby you gonna have to change
You gonna have to call it by a brand new name
Please don't drag me
Please don't drag me down

Just like a tree down by the water baby I shall not move
Even after all the silly things you do
Please don't drag me
Please don't drag me down
posted by siaudy @ 4:25 PM   1 comments
back to 90's
Friday, February 22, 2008
sehabis jumatan, ada orang yang nepuk bahu gue (ini lagi-lagi bukan kasus tentang hipnotis) sembari manggil nama gue. ternyata dia temen smp gue.

waaaaaa.. what a suprise !! dan jadilah kita berdua melepas kangen sambil makan siang di sebuah warteg nan sederhana. di warteg itu, kita berdua seperti layaknya orang-orang yang baru bertemu.. saling menukar cerita dan tidak lupa bertanya-tanya tentang kabar si anu, si itu.. sudah merit atau belum (kenapa selalu pertanyaan ini ?) masih inget ama si ini, si dia, dan etc etc etc, dan setelah bertukar nomer telepon, kita berdua berpisah.

ketika menuju perjalanan pulang kantor, gue jadi inget berbagai hal (baca:kekonyolan) yang mungkin pernah kita lakukan. ok, long short story.. ada nih contoh - sample kegilaan zaman dahulu (:p) yang mungkin masih teringat atau pernah dilakukan ma kita (kita ? lo kaleeeeeee) :p

and by the way, tulisan ini juga sempet gue berkali-kali edit karena ada berbagai tambahan dari temen-temen gue yang setelah liat draft nya mereka merasa harus ikut menyumbang :p here goes nothing, in random orders :

- tau arcade games dingdong ? (beugh, duit cepean ampe menggelembung di kantong)
- make baju merk stussy, billabong, etc.. dan yang paling parah merk.. grifone (hahaha, kemana nih merk skrg ?)
- punya celana gombrang garis-garis, merk mambo (duileeee, celana ampe ngepel lantai)
- ada yang punya sepatu doc mart ? (bener ga sih kepanjangannya itu dari dr marten?)
- kalo pas smp pake kaus kaki yang super panjang (ampe sedengkul bo)
- korban ngumpulin stiker panini (buseeeett.. mwahahahaha, eh gue juga koleksi tauuu)
- koleksi kartu basket atau kartu dragon ball ?(eh ada yang hologramnya lho :p)
- pake sepatu LA Gear yang ada lampunya :p (ih kaya lampu taman)
- ataaauuu.. pake sepatu reebok pump (hahahaha, pompa terussssssss)
- hampir dipastiin selera musiknya sama.. NKOTB !!!! (yeah.. first boy band ever)
- rada gedean dikit, selera musiknya yang metal-metal (sepultura, metallica, masi inget ama tulisan-tulisan di dinding atau di meja kelas yang ada lambangnya metallica atau van halen ?)
- setiap kamis malem nonton airwolf !! dan hari jumatnya macgyver (huahahaha)
- ke sekolahan cuman bawa buku satu biji, itu juga diselipin di kantong belakang :D
- kalo gue dulu nekat pake celana sma cuman yang dibalik, bagian belakangnya jadi di depan :D (walhasil nyokap gue dipanggil ke sekolahan)
- waktu sma booming banget tuh celananya yang cut-bray (penyanyi dangdut bgt sih)
- dulu belum ada handphone, ada juga pager !! hahaha
- masi inget ama mc hammer or vanilla ice ? :D
- tamagotchi
- nyewa laser disc (itu lho, versi gigantisme nya dari vcd, pantes aja ga da yang bawa bokep ke sekolahan.. gampang ketauan !)
- hari minggu malem, sembunyi-sembunyi nonton si manis jembatan ancol (wooo, seksi abiiissss.. rok mininya itu lho, bikin ngiler dan bakal diperdebatkan keesokan harinya di sekolahan.. ada yang liat celana dalemnya ga ?)
- beli topi yang 8 jahitan (kl bukan 8 jahitan berarti palsu !)
- jam 9 malem adalah acaranya dunia dalam berita (yang bakal disambung ama acara laporan khusus.. harmoko !)
- yang paling parah kalo pas bercanda, ngata-ngatainnama bokap-nyokapnya :D
- atau ada juga celaan yang kaya .. "nenek lo kiper !" (buset nenek gue penjaga gawang)
- makan-makan di KFC, CFC, Texas Fried Chicken (waaah, ini dulu ngetop bo')
- ada yang punya koleksi buku komik nya candy-candy ?
- maennya .. pancasila ada beraaaaapa ?
ke sekolah pake tas yang super tipis (merk nya alpina or export)
- cewe-cewe model rambutnya demi moore, yang cowo kaya tom cruise atau tintin :p
- tetangga punya bajunya alien workshop..
- tamiya di kamar ampe 4 biji.. daaassssshh yankurooooooo
- nonton sinetron noktah merah perkawinan (awal mula racun penghancur bangsa indonesia)
- telenovela maria mercedes...
- buku stensil enny arrow (mwahahahahaha)
- mba-mba penjaga pintu tol ampe bosen denger kata-kata .. "Xon-C nya mannnnnaaa ?"


wew.. those days :p
posted by siaudy @ 1:40 PM   2 comments
where are you ?
Thursday, February 21, 2008
suatu sore yang amat cerah.. matahari dengan amat riangnya menyirami setiap ... (stop stop stooopppppp.. ini bukan mau pentas drama, ini hanyalah sebuah blog tolol, yang sepi pengunjung !)

ehem ehem..

sore hari, dengan banyak anak-anak kampus jurusan gue yang baru keluar kelas, yang beberapa diataranya ada yang sibuk mendiskusikan pelajaran barusan dan beberapa orang lagi sibuk mendiskusikan setiap wanita yang baru saja melewati gerombolan paling aneh tersebut.

oh, come on !! buat elo-elo yang pernah kuliah pasti secara langsung atau tidak langsung menyadari perbedaan (baca:gap) diantara temen-temen seangkatan sendiri. yuuuk, mari kita telaah :p

Golongan pertama
adalah mereka-mereka yang setiap keluar kelas, masih dengan tentengan buku-bukunya (yang kayanya bakal cukup kuat untuk membuat pingsan seekor badak jantan) selalu sibuk membahas pelajaran yang baru saja mereka ikuti. dan mereka-mereka ini adalah yang selalu sibuk mencari-cari jawaban di perpustakaan dari pertanyaan-pertanyaan dosen yang mereka tidak mengerti (beugh).

mereka-mereka ini juga sepertinya merupakan para pencatat-pencatat ulung, yang sepertinya selalu atoh atau bahasa indonesianya lapar (:p) setiap menerima bahasan baru dari dosen. dan ketika musim (cieeee, musim) skripsi dimulai, mereka selalu sibuk kesana kemari mencari-cari para senior yang pintar (bukan dukun) untuk diperbantukan dalam membuat skripsi mereka.

dan ketika mereka lulus, hanya sebuah keajaiban lah yang membuat mereka tidak menerima cum laude, beasiswa kuliah di negeri yang bahasanya masih susah untuk diingat, dan bla bla bla. ketika mereka keluar dari kampus dan datang pada saat reuni 10-20 tahun mendatang, mereka akan datang dengan istri (entah ya kalau simpanan :p) yang kemayu, dengan setianya menempel terus si suami sembari menuntun anaknya, dan ketika keluar dijemput supir dengan mobil jerman keluaran terbaru (damn).


Golongan kedua
ga perlu disebut atau dijelaskan lebih jauh lagi. mereka-mereka ini yang pada saat kelas dimulai selalu datang terlambat, dengan muka masih bergaris-garis terkena alur bantal serta guling, memakai baju yang entah kapan terakhir kalinya menyentuh air sabun.

ketika tugas dari dosen disebarkan, mereka-mereka ini yang selalu terlihat santai menikmati sore hari dengan berteriak-teriak bermain bola di lapangan rumput kampus, yang di pinggir lapangannya ada tulisan "Dilarang Menginjak Rumput !".

malam menjelang pun, mereka masih terlihat di dalam kampus.. sibuk bermain kartu remi, truf, domino, poker dan sebut saja puluhan permainan kartu lainnya. dan ketika mereka sadar harus tidur, mereka akan tidur di tempat siapa saja yang mereka kenal, dengan makan malam seadanya.

lulus kuliah dengan nilai seadanya, serta senyuman lebar di wajah mereka yang entah berarti apa. dan ketika berkumpul kembali pada saat reuni 10-20 tahun mendatang, mereka-mereka ini yang datang lebih awal dari teman-temannya, untuk sekedar mencicipi makanan lebih awal, dan pulang dengan banyak kartu nama serta nomer telepon untuk kemudian harinya mereka hubungi meraka mintai kerja :p

ah saisse.. how i missed those times
saat-saat gue cengengesan di koridor..
saat-saat gue duduk-duduk di bangku taman kampus gue sambil mendengarkan walkman (dulu belum ada iPod).
posted by siaudy @ 4:30 PM   5 comments
Makhluk Terkejam



Tentunya kita masing-masing sudah memepunyai gambaran akan seperti apa makhluk terkejam yang ada di dunia. atau juga mungkin kamu sudah mempunyai jawabannya sekaligus sejuta embel-embel alasan mengapa ia disebut yang terkejam. dan gue pikir sah-sah aja dong kalo ternyata gue juga mempunyai versi tersendiri akan seperti makhluk terkejam ini.

well, ini dimulai pas gue tadi pagi naek bis dari sebuah terminal menuju kantor gue. di saat orang-orang sedang berebut dan berlari mengejar bis yang ditaksir, ternyata gue masih dengan nyamannya memakan gorengan (asli enak, ini salah satu prosesi gue tiap pagi kalo ke kantor.. makan gorengan !). lha wong masih pagi kok, mungkin orang-orang kantor gue juga belum pada dateng kalau ternyata gue ngotot naek bis nya sekarang, tapi ah yah sudahlah.. tokh engga ada salahnya juga kalau kita datang lebih pagi daripada hari-hari seperti biasanya.. darn !

dan engga salah gue naek bis kali ini ! ada cewe euy :p pas duduk di sebelah gue, dengan wangi tubuh yang sepertinya bakal membuat bis sumpek dan berdesakan ini layaknya berada di tengah kebun atau taman bunga.. duh. well sesekali gue coba mencuri-curi kesempatan untuk mencoba melihat alis matanya yang teramat tebal itu (doh !!!!). ah yah, biarkanlah.. tokh kadang-kadang para lelaki kaya gue ini, mesti mempunyai batasan akan seperti apa wanita yang ditaksirnya itu. kalau terlalu bagus (baca:cantik) bakalan mengundang omongan seperti :

- hmmppfh.. cewenya cantik, muka cowonya kaya setan.. jago juga dukunnya
- halaaahh.. itu sih bukan cowonya, itu pasti jongosnya
- waduh, tolongin dooong, kasian tuh cewe lagi dihipnotis..
- dan bermacam-macam asumsi mengerikan lainnya..

dan kalau ternyata si cewe memiliki paras yang biasa-biasa saja (baca:teramat biasa)
takutnya ada aja omongan seperti :

- dasar cowo matre !
- wah serasi tuh, pasangan pembantu ama supir
- kasian juga tuh suami istri, jualan cd bajakan kok disini
- yeah, dan masih banyak lagi rencana-rencana pembunuhan yang melibatkan dukun santet


*** sigh ***

masi ingat ama jargonnya orang amrik ? yang bilang kalau "Love Moves In a Mysterious Way". tapi kenapa juga masih banyak orang yang sepertinya engga bisa nerima kenyataan kalau memang si lelaki yang kurang beruntung (dalam hal penampilan) itu ternyata bisa menggaet wanita dengan paras yang Masya Allah cantiknya. kalau saja mereka tau, usaha untuk mendapatkan perhatiannya si cewe yang cantik itu saja sudah memeras keringat, darah, dan juga mencoba memutus urat malu yang sudah dalam keadaan kritis.

sok lah, coba kita studi kasus.. ok ?

sebut saja si lelaki kurang beruntung ini bernama audy (lol), dan wanita yang beruntung ini bernama revalina (ngareeeeeppp). dan di bawah ini akan gue coba mengkondisikan berbagai percakapan yang kemungkinan besar bakal ada ketika si audy mencoba berkenalan.

audy : (terbatuk-batuk, yang dengan sengaja untuk menyamarkan rasa gugupnya)
reva : (ngapain sih ini orang ? bengek ama tbc dibawa-bawa ke jalan)

audy : mba.. maap.. bole kenalan ? (sembari mengulurkan tangannya yang gemetaran juga berkeringat, menahan malu dilihat orang banyak)
reva : (iiddiiih, siapa elo, siapa gue? udah parkinson, masi aja nekat mau kenalan)

dan dalam hitungan detik itu, si audy dipaksa untuk menerima segala cercaan, juga celaan, serta belas kasihan dari orang-orang yang kebetulan melintas dan melihat adegan tersebut. ga kebayang kan ? kalau ternyata si cewe itu bakal melengos pergi begitu saja, atau dengan sebelumnya melampirkan cap tangan berwarna merah ke pipi si audy. tapi tokh si audy tetap ngotot, cuek bin anti malu, masi dengan posisi tangannya yang terulur, dengan si cewe yang dengan amat sinisnya melihat dari ujung mata.

audy : ...
reva : (gue kenalin ga ya nama gue ? kalo gue kasitau nama gue, nanti gue dipelet ga ya ?)

sementara itu orang-orang masih dengan pikiran-pikiran seperti

- ih, ga tau malu amat sih ini cowo ?
- wah, pasti ini cowo pernah ikutan seminar "10 Cara Memutus Urat Malu Anda"

dan kalau si wanita itu berbaik hati mengulurkan tangannya dan menyebutkan namanya.. pasti ada banyak rutukan serta belas kasihan bagi si cewe.

- untung aja si cewe baek, coba kalo gue, dah gue hina depan orang kali
- wah, si cewe pengertian banget
- hmm, tadi pundak nya si cewe ditepuk ga ya ? pasti lagi dihipnotis tuh

weleehh, weleeeh..
makanya aduuh.. coba deh buat para cewe.. seperti apapun wajah para lelaki yang ingin berkenalan dengan Anda, lebih baik jawab saja dan buat para lelaki itu tidak menelan malunya di depan khalayak ramai. sigh

dan kalau ternyata si cowo nya itu emang ngotot dan memiliki prinsip "kejar terus tiada henti" yaaa, baru deh hina-hina sesuka Anda :p

so.. setelah membaca tulisan di atas, siapa menurut lo makhluk terkejam itu ?
posted by siaudy @ 2:39 PM   2 comments
mati lampu
Tuesday, February 19, 2008
Bertahun-tahun yang lalu, bertempat di sebuah kamar kost-an yang teramat busuk. Dengan banyak barang-barang yang berserak sudah tak tahu lagi apa rupanya serta fungsinya.

Keasyikan mengetik di depan laptop sembari sesekali mendengarkan suara anak-anak kecil yang melewat kamar kost-an, ah rupanya mereka memang menjadikan daerah kost gue ini sebagai basis tempat pertemuan mereka. Entah permainan apa yang mereka lakukan saat ini. Gue masih teramat sibuk dengan order ketikan.. lumayan lah buat nyambung hidup selama berada di kota orang ini.

Gubrak !!!!!
Mati lampu……..

Spontan, gue teriak.. ANJRIT !!!!!

Mati lampu, di saat deadline kaya begini. Alamat gue ga bisa terima duit keringet gue, mulai panik.. otak gue mulai berputar dengan kecepatan yang melewati hardisk 80giga, 7200rpm. Ah, si anu (maaf, nama serta identitas orang yang dimaksud dirahasiakan, demi kelangsungan hidup dirinya sendiri saat ini) punya laptop yang ada batre, engga kaya punya gue. Tokh kerjaan gue belum seberapa jauh... ok, harus kesana.. go go go go...

10 menit kemudian, setelah upacara mandi yang teramat kilat, gue sudah berdiri manis di depan kamar kost nya, yang memang engga seberapa jauh dari kamar gue.. hehehe.. go go go go...

tok tok tok..
... sepi tiada suara yang membalas ketokan gue pada pintunya ...

tok tok tok tok .. kali ini lebih bertenaga dan disertai suara panggilan gue ke si anu ..

damn, pikir gue.. ayo dong, ada dong...
dan akhirnya.. pintu membuka, dan berdirilah ia menatap gue.. (si anu, bukan presiden SBY).

- hey, ... (sebelum gue sempet membuka mulut buat menyapa basa-basi) ada apa dy ?

- engga, ini gue cuman mau ngeliat karya agung lukisan yang ada di dinding kamar lo, dan juga mau ngeliat spesies terumbu karang yang katanya langka dan hanya bisa tumbuh di kamar kost lo.. YA ENGGA LAAAAAHHH, masa iya sih gue harus punya alesan buat ke kamar lo ?

- oh, maap .. hehehe.. hmmm, bisa balik lagi nnt ga dy ? setengah jam lagi deh.. oh, no.. 2 jam lagi..
- ok.. (sembari tersenyum, dan mengangguk.. secara dia yang punya barang, gue menjadikan status diri ini sebagai peminjam yang tak tahu diri).

tick tack tick tack... tick tack tick tack...
.. dan 2 jam pun berlalu demikian cepatnya..

Kali ini, belajar dari pengalaman.. gue ngerasa ga perlu mengetok kamarnya lagi, gue dobrak dengan kayu gelondongan yang secara kebetulan ada di depan kamarnya.. ya engga lah, gue langsung buka kamarnya.. sambil memanggil namanya..

Dan yang ada di hadapan gue ternyata bukan hanya si anu.. ada gadis manis, berkulit putih.. tinggi, badan molek, berdada besar.. eh what the !! eit eit... apaan ini ??? waduh, kok ada cewe di depan gue yang terburu-buru memakai selimut..

- hi.. sapaku, mencoba memecah kebisuan dan ketidak nyamanan yang secara tiba-tiba hadir di antara gue dengan gadis itu. Dan kemana pula si anu ?

Engga lama kemudian, engga sampe 2 detik yang teramat berharga bagi gue itu, si anu keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk. Ah damn, pikirku.

- hai, sapa si cewe kepadaku, dan matanya langsung melihat ke si anu, dan cepat melihat ke gue lagi.. bergantian.. 2 kali, 3 kali, dan mukanya tampak bingung, dan canggung. Terlebih temen gue yang gue liat, langsung menatap kaki gue dengan malu.. ada apa juga dengan kaki gue, emangnya kaki gue bisa dengan gampang menuduh dia yang bukan-bukan.. nope, gu ega akan berbuat begitu...

Siapa tau aja, si cewe ini saudaranya, dan dia habis kehujanan bersama si anu, dan pergi ke kost an nya si anu ini buat ganti baju, dan selama menunggu si anu di kamar mandi, ia memakai selimut... ah, iya.. itu betul ! ah, wait.. di luar matahari terik bersinar dengan biasanya.. panas, dan tak ada bau-baunya bakal terjadi hujan dalam beberapa jam kemudian. Ah, pasti ada alasan yang logis untuk semua ini.

Atau siapa tau juga , mereka habis kelelahan berolahraga, dan sepakat untuk mandi.. hmm, ya ya ya.. itu pasti alasannya. Tapi tunggu.. ini jam 2 siang.. olahraga dengkulmu !

- ada apa dy ? si anu mulai mengeluarkan suara yang kentara sekali seperti mau pergi berlari membuang rasa malu yang ada di bahunya.

Dan dalam hitungan per sekian nano detik yang amat cepat, tangan gue mencoba menggapai benda yang ada di dekat gue, untuk dijadikan alasan. Benda apapun itu, ya tuhan, tolong hamba mu ini, untuk tidak membuat suasana lebih keruh dari yang telah ada. Dan akhirnya !! Tanganku menemukan sebuah benda...

- ah engga, gue cuma mau minjem ini buat ngetik.. mulutku keluar begitu aja, mencoba mengakomodasi pikiran gue yang menjawab bekunya suasana, dan mencoba mencari-cari alasan yang teramat logis, alasan logis yang pertama kali meluncur ialah, mengetik !

- Kondom ? buat ngetik ? ngetik apaan dy ?

Aduh, damn, mata gue meluncur turun melihat bungkusan kondom yang ada di tangan kanan gue. Dan secara naluriah, pikiran gue menangkap sinyal-sinyal teriakan meminta tolong dari mata gue.

- arh, ini kondom, buat .. oh ini kondom ya ? gue kira nasi uduk..

* Reverse : Merupakan sebuah usaha untuk memutar balikkan atau membelokkan arah pembicaraan yang sedang ada. Biasanya teknik Reverse itu jauh berbeda sama sekali dengan apa yang sedang dibicarakan.

- oh, nasi uduk.. iya tuh, nasi uduk di depan kampus kita enak.. timpalnya. Lo ga kesana sekarang ?

- owh, engga.. ehm.. engga.. engga, sudah makan tadi.. lagian ngapain juga makan nasi uduk siang-siang, kaya ga tau waktu aja. kan enaknya malem-malem, kalo siang-siang banyak mobil ama motor yang lewat, gue takut ketabrak.. gue belum mau mati.. masih banyak dosa..

- eh, iya tuh.. ati-ati dy.. sekarang-sekarang banyak tabrak lari..

- eh, iya deh.. gue pinjem dulu ya dosanya.. eh maap, maksut gue nasi uduknya buat makan ketikan kondom.. eh aduh maap..jadi gugup gini gue, liat cewe depan gue.. mulut gue serampangan bacot begini ya ?

- IYE !!! GUE TAU MAKSUT LO APA.. SEKARANG LO GA PERGI ?

- iya, gue baru mau pergi.. ini gue pergi.. yuk ah dadah .. makasih tabrakannya, eh kondomnya..

dan hari itu berlalu begitu saja, tanpa insiden lain lagi yang lebih tolol dari itu...





.... untung cuma khayalan, untung...
posted by siaudy @ 2:12 PM   2 comments
credit cards
Monday, February 18, 2008
kartu kredit oh kartu kredit...
mwahahahaha..

udah banyak kasus yang secara ga langsung seharusnya ngasi kita pembelajaran akan betapa berbahayanya serta keuntungan dengan menggunakan kartu kredit. tapi masih aja banyak orang yang kesandung gara-gara penggunaan kartu kredit :p

seperti tadi pagi, salah satu temen kuliah gue telepon ke hp.. yang lalu dia bercerita akan ketololan dia menggunakan kartu kredit. hmm, no offense.. tapi kenapa juga dia nelepon gue :p bukannya gue sok sibuk atau antipati akan penderitaan dia akhir-akhir ini yang dikejar-kejar oleh berbagai debt collector dari bank-bank yang digunakan kartunya ma temen gue, tapi.. buat apa dia nelepon gue secara intinya dia hanya ngasi tau ke gue jgn sampe punya kartu kredit .. mwahahaha.. bukannya lebih baik dia menghabiskan waktunya yang digunakan untuk nelepon gue dan mulai memikirkan bagaimana caranya mengurangi banyaknya hutang yang ada di tiap bank tersebut ? :p

tapi yeah.. gue ga setega itu.. gue masih dengan amat sabarnya mendengarkan segala keluh kesah dirinya dan hanya manggut-manggut tanpa sekalipun meng-iyakan atapun men-tidakkan segala ucapannya itu.

yah.. buat apa ?
dasar orang yang aneh....

but still, she's my friend..
and all i can do is to hear all her pains, all her hard times nowadays..
i bet she already know, that nothing i can do to help her..

but still, i only said...
never hesitate to call me if you need my help..

-snore-
posted by siaudy @ 11:46 AM   0 comments
bunglon ?
hmmm, gue terpikir satu kata ini, yang notabene merupakan binatang.. ketika ada 2 orang anak kuliah dateng ke kantor gue dan meminta izin untuk mewawancara creative team..

sialnya, anak-anak kantor gue lagi pada sibuk dan yang otomatis jatuh ke gue.. yang kebetulan lagi bengong empty, n satu-satunya kesibukan gue saat itu hanyalah blogwalking...

ok, back to the topic...
setelah beberapa pertanyaan standar yang diajukan oleh mereka ke gue.. gue mulai tertarik dengan latar belakang pendidikan atau jurusan para mahasiswi ini. mereka mengaku ditugaskan oleh dosen mereka untuk wawancara ini, tidak lain untuk memudahkan mereka akan pengertian mereka akan sebuah creative team di sebuah perusahaan komunikasi. darn ! tidak seperti dulu rupanya ! yang kita mungkin masih ingat akan jejalan-jejalan para guru serta dosen kita akan berbagai teori.. dan minus praktik... wah, jadi mau kuliah lagi :(

dan bla bla bla bla..

- mas audy... apa sih kerjanya copywriter itu ?
- jangan panggil gue mas ...
- iya maap pak.. apa sih kerjanya copywriter itu ?
- jangan juga panggil gue bapak...
- ... iya maaf.. hmm, jadi apa dong manggilnya ?
- audy aja... simple ..
- .. iya oke, hmm.. dy... apa sih kerjanya copywriter itu ?

+++ cut scene +++

dan setelah beberapa pertanyaan yang bener2 standar, dan mereka semua sudah pergi... pikiran gue mulai terbang sendiri, dan muncul satu pikiran di kepala gue..

what is a copywriter ?


darn.. why is so hard to answer this freaking question ? I work as copywriter, I lived as a copywriter, I bleed as a copywriter...

dan lalu pikiran gue mulai terbang lagi ke berbagai kerjaan gue yang sudah gue beresin, juga ke beberapa tahun lalu, pas gue dengan bangganya dan bercerita ke hampir setiap orang yang mau mendengarkan, betapa hebatnya portfolio pertama gue, my first ever portfolio.. but now ?

mata gue mulai mencari-cari jawabannya di atas meja.. yang bodohnya gue, kenapa juga gue nyari nya di atas meja.. seperti mengharapkan kalau jawaban tersebut ada terserak di antara barang-barang yang ada di atas meja gue. mengharapkan jawaban itu muncul begitu saja.

dan lalu, geu kembali ingat pas gue masih jadi wartawan, dan lalu pindah ke perusahaan yang sejenis, meski masih dengan jabatan yang sama, wartawan.. dan lalu menjadi scriptwriter.. dan lalu editor.. dan lalu .. dan lalu.. dan lalu..

engga habis pikir ternyata gue mengingat itu semua yang malah menambah pertanyaan lagi.. who is copywriter ?

dan tanpa membuka kamus pintar ataupun membuka windows baru serta tab baru di internet, yang gue asumsikan sebagai penolakan gue akan ketidak bisaan serta ketidak mampuan gue menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.. tangan gue otomatis mulai mencoret-coret kertas kosong yang ada di hadapan gue.. pikiran gue terus berkelana kemana-mana, dengan menjadikan tangan kanan ini sebagai kompensasinya. ego gue mulai naik, gue marah kenapa juga gue ga bsia menjawab pertanyaan itu.

hingga akhirnya tangan gue berhenti mencoret-coret ga keruan di kertas kosong itu, dan comes up dengan satu jawaban.. hanya satu jawaban..


copywriter itu adalah bunglon.

ia harus mampu menulis tentang segala hal, serta mempunyai kemampuan untuk menulis seperti perempuan meski ia seorang lelaki tulen.. seorang copywriter juga harus mampu berpikir seandainya ia bukanlah dirinya, ia adalah orang lain. copywriter juga harus mampu membuat bayangan seandainya ia adalah orang lain, dan bukanlah dirinya.


bener atau tidaknya, sudah bukan lagi hak gue untuk menjawabnya...
posted by siaudy @ 10:45 AM   0 comments
late at nighht
Wednesday, February 13, 2008
and so be it
no moon, no stars
the midnight sky is now shattered
with the glimpse of my eyes
i watch late treasure
under the broken dome of glass
posted by siaudy @ 5:15 PM   0 comments
trust

There is no one left anymore
That I can hold on to..

There is really no one left alone
There is only you

There is no one left
You are the only one

Is it hard to put your trust in me
I love you more than I can say
I want you just believe..
posted by siaudy @ 4:05 PM   1 comments
corridor

Walking solemnly through that corridor
See nobody at all

Am I alone ?
Do I have no other friend except myself

Hope this is merely a dreams
The dreams only..
posted by siaudy @ 12:15 PM   1 comments
berapa lama ?
wah wah, entah sudah berapa lama sejak post terakhir...
kalau tidak salah sih mungkin ada setahun yang lalu, wew....
posted by siaudy @ 11:47 AM   0 comments
Dirgahayu Republik Indonesia
Monday, August 13, 2007
Dengan diawalinya pagi hari di bulan Agustus ini, maka dimulai pula serentetan kata bawel serta cerewet nyokap gue tentang pentingnya memasang bendera di halaman rumah gue (baca rumah nyokap-bokap gue).

hmm, ditambah dengan seruan dari para punggawa lingkungan rumah gue, semisal Ketua RT atau Ketua RW yang ikut meramaikan kasak-kusuk di lingkungan rumah. Damn, bukan apa-apa, tapi apakah penilaian seseorang itu adalah nasionalis atau cinta negeri masa sih hanya dari kibaran bendera di depan halaman rumahnya ?

yeah, terus terang gue skeptis.. dan ketika gue mengemukakan pendapat gue itu ke hadapan mereka-mereka yang "cinta negeri" itu, serempak meeka "menghujat" gue dengan kata PKI.

Wew.. PKI, bah... masa iya gara-gara gue hanya mempertanyakan pentingnya memasang bendera di depan rumah serta mempertanyakan arti dari nasionalis yang dilambangkan dengan kibaran itu secara serta merta gue adalah PKI ? Tokh gue hanya bertanya, tidak lebih. Sama sekali tidak ada maksud apa-apa.

Well, lalu gue mencoba menelusuri kenapa mereka berpendapat kalau dengan memasang bendera itu adalah bukti kenasinalisme-an mereka. Dan jawabannya amat mengejutkan :p (anjrit, bahasa gue kaya bahasa koran-koran murahan). Mereka berdalih kalau itu adalah sebagai bukti kalau kita ikut bersyukur akan nikmatnya kemerdekaan yang dahulu telah susah payah diperjuangkan oleh para pejuang di tahun-tahun yang lalu.

Hmmmm... jawaban yang masuk akal, tapi tetap saja belum memuaskan gue. Karena tokh pertanyaan gue sama sekali belum dijawab oleh mereka. Tapi tetap saja jawaban-jawaban yang gue dapatkan hanyalah sebagai pembenaran-pembenaran semata dari pernyataanmereka sebelumnya :(

Damn, apakah orang-orang Indoneisa sudah sepicik itu ? Apakah sama sekali tidak diberikan ruang bagi mereka yang hanya ingin bertanya ? Bukan maksud gue untuk menghasut mereka ataupun membujuk mereka agar tidak memasang kibaran sang saka di halaman rumahnya. Gue hanya bertanya apa tidak ada cara lain yang bisa membuat kita memeiliki label "nasionalis". Karena tok label itu tidak hanya diberikan bagi mereka yang ada bendera merah putih di rumahnya ataupun ikut berteriak di Stadion Gelora Bung Karno ketika tim merah putih bertanding :(

Gue pikir lebih dari itu..
Tidak sepicik itu..

Kalau saja mereka tahu betapa hati gue berteriak marah ketika di pabean sebuah negara sahabat, nama Indonesia begitu dilecehkan dan begitu diremehkan. Dan gue saat itu hanya bisa ngotot tanpa perduli gue yang salah dan mereka hanya menjalankan tugasnya. Tapi hati gue marah dan gue hanya bisa miris sendiri.

Indonesiaku...
Indonesiaku...
Indonesiaku...

Selamat ulang tahun yaaa..
Semoga saja hari-hari esok akan menjadi lebih baik dengan bertambahnya umur dirimu...

Sigh...
posted by siaudy @ 3:11 PM   1 comments
meracau
Monday, June 25, 2007
Senin pagi
Entah jam berapa, yang gue tau sekarang gue lagi di atas bis jurusan ibukota negeri ini. Terduduk nyaman di salah satu bangkunya sambil menikmati hawa dingin yang berhembus dari pendingin ruangan yang semakin lama sepertinya berbau busuk. Duduk sebelah kiri gue seorang gadis yang sepertinya juga menuju kantornya atau kampusnya, entahlah.. gue ga peduli akan urusannya.

Senin, masih pagi hari meski menjelang siang
Setelah turun dari bus kota antar kota antar provinsi itu, gue kembali mencari bus kota yang bakal mengantarkan gue menuju tempat yang gue inginkan, tokh meski berkali-kali lewat bus kota yang gue inginkan, gue masih berdiri menikmati (baca : terpaksa) panasnya hawa ibukota ini. Anjrit, setelah berleha-leha selama weekend kemarin.. sepertinya gue masih shock dengan suasana senin (baca : monday syndrome).

Senin, siang hari menjelang lunch break
Setelah menyalakan komputer dan sekedar berbasa-basi dengan orang-orang seisi kantor, gue mulai stag, terdiam, bertanya-tanya apa yang harus serta bisa gue lakukan hari ini. Semua pekerjaan gue sudah beres dan otomatis tak ada yang bisa gue kerjain untuk hari ini.
posted by siaudy @ 2:29 PM   0 comments
choosing the option
Monday, June 11, 2007
baru kali ini gue terduduk di depan layar komputer selama lebih dari 2 jam lamanya, dan simply doing nothing. doing nothing.. hanya diam dan seperrti terpesona melihat layar komputer yang makin lama seperti menunggu geu untuk memberikan perintah apa saja.

naaaaahhh, mungkin saja mood gue yang lagi ancur-ancuran banget hari ini. tapi tokh tidak pernah seperti ini. tapi kali ini didukung dengan ga da kerjaan, dalam artian semua kerjaan sudah beres, dan hanya tinggal menunggu.. menunggu entah sampe kapan.. uh...

damn.. i really hate this..
posted by siaudy @ 12:10 PM   0 comments
it has been a long time
Friday, March 30, 2007
yeap..
it has been a long time since my last post. well to be frankly saying, i really have no idea why on earth im so 'uncreative' like the last couple months.

naah, maybe it was only my stupidity and my lack of creativity.
ok, enough of this chit chat..

see you in my next post, no worries..
just wait couple days or so ..

warmest regards
posted by siaudy @ 2:51 PM   0 comments
sebatang coklat
Wednesday, December 06, 2006
Engga aneh kalo banyak orang bilang hidup gue itu tua di jalan. Bayangin aja, gue berangkat dari rumah sampe di kantor itu kadang-kadang menghabiskan waktu dari satu setengah jam ampe dua jam. Well, satu jam itu kadang gue abisin hanya buat mengutuk serta menyumpah-nyumpah macetnya kota jakarta, bahkan lebih.

Lewatkan saja lah macetnya kota jakarta, tokh bukan itu yang gue mau tulis disini.. meski gue langsung dapet ide tulisan untuk menulis kota jakarta serta debu juga asapnya itu. *sigh

Antara kantor dan juga rumah gue itu, gue pastilah ngelewatin sebuah toko. Sebut saja nama tokonya itu Betamart. Setiap gue pulang dari kantor, gue selalu berhenti di toko tersebut, meski hanya buat beli sebatang coklat atau membeli sebotol minuman. Dan hal tersebut berlangsung hingga beberapa bulan terakhir ini.

Sampai tadi malam, gue seperti biasa berhenti di toko tersebut, yang gue langsung berhenti dan mengurungkan niat gue membeli coklat di toko langganan gue. Alasan kenapa gue berhenti adalah adanya toko baru di depan toko Betamart langganan gue itu. Tepat di depannya, yang untuk selanjutnya kita akan sebut dengan nama Nesiamart.

Gue hanya bisa berhenti di depan toko langgan gue yang bentuknya serta tampilankaca serta displaynya jelas tidak bisa dibandingkan dengan toko Nesiamart yang baru berdiri. Megah, jauh lebih besar, bersih, catchy, banyak tulisan di display kacanya yang menerangkan ada discount untuk barang-barang tertentu. Berbeda dengan toko Betamart yang cat dindingnya pu sudah bocal-bocel disana-sini.

Nah, yang jadi pertanyaan adalah...
Toko mana yang akan gue datengin setiap malemnya ?
Untuk mempermudah jawabannya, gue bakal bikin tiga pilihan..

Pilihan pertama, gue bakal tetep stick dengan toko yang pertama dengan alasan brand loyalty gue terhadap suatu product atau service. Tentu saja dengan mengesampingkan adanya tawaran-tawaran yang jauh lebih menggoda dari toko yang berdiri di depannya.

Pilihan kedua adalah gue dateng ke toko yang bari tersebut dengan alasan, consumer behaviour. Gue sebagai consumer atawa calon konsumer tentu mau datang ke sebuah tempat atau sebuah pelayanan, dimana gue bisa mendapatkan lebih daripada yang gue berikan. Simply economical theory.

Pilihan ketiga, gue mencari toko baru yang letaknya tetap antara kantor dan rumah gue. Berpaling dari masalah loyalty, consumer behaviour, pricing, shoping needs, atau apa lah.

so..
Kalau kamu yang sedang berdiri dalam posisi gue..
Pilihan manakah yang akan kamu ambil ?


* because life is all about choosin the option..
posted by siaudy @ 2:50 PM   1 comments
headline
Wednesday, October 18, 2006
beberapa hari yang lalu account manager gue dateng ke ruangan creative sembari memegang beberapa lembar kertas yang (gue yakin) penuh dengan corat-coret demand client.

"Dy, client minta dibuatin headline yang baru. Mereka pikir dengan visual kemaren lo present itu, copy-nya kurang nendang..."

baiklah, gue pikir. dan langsung setelahnya account manager gue memberikan beberapa guidelines buat gue bikin headline yang baru, pertanyaan yang selalu sama setiap akan mulai bekerja kembali muncul di kepala gue. yang akhirnya gue tanyain langsung ke account manager gue.

"Hmm.. client minta headline yang creative atau yang adem ayem aja neh ?"

disambung oleh AM gue dengan bersemangat.

"Tenang Dy, kali ini mereka malah mau yang beda dari biasanya.. creative abis"

okey, gue berkata pelan. dan mulailah gue bekerja dengan semangat juang tanpa henti. dan setiap come up dengan beberapa headline yang "aneh" langsung gue tanya ke beberapa orang kantor, yang mereka jawab...

"Gue ngerti kok maksudnya headline lo ini Dy."

sip sip sip, lanjut gue. kali ini tak akan ada lagi kesalahan. client minta dibuatin yang creative, gue udah coba buatin beberapa, yang hasilnya itu bakal dimengerti oleh orang-orang awam.

Tiba saat presentnya. setelah mereka mendengarkan cuap-cuap gue tanpa henti, mereka hanya manggut-manggut, yang gue artikan sebagai tanda positif. dan ternyata eh ternyata...

"Lo yakin ini bakal dimengerti oleh orang-orang ?"

setelah mengemukakan keyakinan serta didukung oleh sedikit senyum penuh arti oleh anak-anak client service gue. mereka (baca:client) akhirnya setuju. yang disambung ke beberapa hari kemudian di suatu pagi yang cerah di kantor gue.

"Dy, client ga suka dengan headline itu. mereka takut orang-orang ga ngerti. mereka minta yang standar aja deh katanya, mereka minta yang awal seperti lo bikin itu. yang bilang lo adem ayem ajah".



gubraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkk....


sejuta kata maki mulai muncul di kepala gue, yang spontan gue teriakin di mulut dan langsung terdengar di seantero kantor...
posted by siaudy @ 7:39 PM   0 comments
I walk beside you
Monday, October 16, 2006
Simply walking beside you...
Trying the best to make our own path

Kita tidak pernah tahu sebelum kita mencobanya bukan ?
Kita hanya bisa berdoa serta berusaha...
Semoga saja ini adalah yang terbaik bagi kita...
posted by siaudy @ 2:09 PM   0 comments
untuk kamu
Monday, October 09, 2006
Segumpal rindu
Sepercik cemburu
Sebongkah takut

Ditimpali seberkas rasa suka
Dengan ditingkahi setitik kesabaran


Aku sayang kamu





click here
posted by siaudy @ 11:17 AM   0 comments
beugh !
Friday, October 06, 2006
ah, cuman sekedar menumpahkan kekesalan gara-gara web gue masih nerantakan dan belum jelas bentuk templatenya bakal seperti apa... padahal sudah lumayan banyak yang menanyakan web tersebut... tapi ah yah sudahlah

akhirnya kesibukan dalam kantor sudah mulai empty, setelah hampir beberapa bulan terakhir bekerja dan dicambuk untuk terus berkreasi dalam kata-kata serta .. halah maksut lo ! hahaha

well, terus terang aja, gue bener-bener ga biasa bekerja dengan suasana santai seperti ini.. gue ngerasa kalo mulai santai dan kosong bekerja begini, isi kepala gue bakalan tumpul.

kira-kira ada ga ya agency yang load worknya selalu gila tapi teratur, membuat para pekerjanya juga ga bakal punya pikiran melantur kemana-mana seperti yang gue lakukan sekarang ini...
posted by siaudy @ 2:45 PM   0 comments
Under Construction...
Thursday, September 28, 2006
gue pindah...
ke sebuah tempat yang jauh lebih menjanjikan...
semoga para sahabat masih mau menundukkan kepalanya serta menurunkan harga dirinya ketika melewati tempatku yang baru...

sampai bertemu lagi wahai sahabat..
kita masih harus terus bertemu...

click here



salam hangat dari sebuah tempat yang semakin busuk...
posted by siaudy @ 7:48 PM   0 comments
SHOCK !!!
Wednesday, September 27, 2006
Entah bener atau hanya bualan temen kantor gue semata. Temen gue dateng ke meja gue pagi kemarin sambil bercerita hal paling bodoh yang pernah gue denger. Dia bilang ada remaja berani menghabiskan nyawa hidupnya sendiri hanya karena tidak sanggup membeli kaset (sori, sepertinya ga usah disebut disini nama group bandnya).

Tolol juga teramat super duper goblok mau menukarkan sisa hidupnya yang nilainya amat berharga itu demi sebuah rasa malu hanya karena tidak mampu membeli kaset group band sialan itu.

Lebih lanjut lagi temen kantor gue juga bercerita kalau remaja (yang bodoh) itu merasa malu terhadap kebanyakan teman-temannya yang sepertinya sudah memiliki album kaset tersebut. Well, memang tidak bisa disangkal kalu gue tidak begitu menyukai group band tersebut, akan tetapi bukanlah suka atau tidaknya menyukai group band itu masalahnya. Masalahnya sekarang adalah apakah sebegitu murahnyakah harga sebuah nyawa di mata anak-anak muda sekarang, sehingga mereka bisa dengan amat santainya bunuh diri hanya demi sebuah hal yang teramat sepele ?

Sambil mendengar temen kantor gue itu bercerita panjang lebar (dengan mimik wajah gue yang menunjukkan rasa ingin tahu tentunya), gue tiba-tiba saja terbayang kalau memang akhir-akhir ini membunuh diri itu sepertinya sudah menjadi trend tersendiri di kalangan remaja.

Tidak percaya ? Lihat saja contohnya, atau coba ingat lagi beberapa waktu yang lalu kita sempat dihebohkan banyaknya remaja yang membunuh dirinya hanya karena tidak mampu meneruskan sekolah, kesulitan membayar uang SPP sekolahnya, bertengkar dengan kekasihnya (yang ini lebih goblok lagi), dimarahi oleh orang tuanya, dan banyak lagi ; yang terus terang saja gue semakin muak untuk menulisnya di blog gue. Tokh gue menulisnya di blog gue kali ini sepertinya mencoba menjadikan hal ini sebagai cambukan bagi diri gue untuk tidak mudah berputus asa.

Yeap..
Putus asa...
Kenapa putus asa ?

Coba pikir, kebanyakan mereka, para remaja yang membunuh dirinya itu sepertinya memiliki sebuah kesamaan. Mereka putus asa karena mereka tidak mampu mengatasi cobaan yang ada. Mereka berputus asa karena mereka merasa malu karena tidak mampu mengenyahkan ataupun menurunkan harga dirinya sedikit saja di antara teman-temannya. Dan mereka menjadikan bunuh diri itu sebagai solusi ataupun pemecahan yang paling jitu alias tepat bagi semua permasalahan yang sedang mereka hadapi.

Tapi kenapa harus bunuh diri ? Itulah yang membuat gue tidak habis pikir sekaligus bersedih... Tidak habis pikir, masa sih pikiran mereka sesempit itu ? Masa sih pikiran mereka sebuntu itu, sehingga mereka tidak sanggup mencari cara lain yang lebih manusiawi daripada sekedar bunuh diri dan end of stories ? Masa sih mereka tidak punya agama ? Yang pastinya semua agama tokh mengajarkan kepada kita untuk terus berusaha, terus berdoa, terus berikhtiar ? Tapi sudahlah, bahasan gue kali ini bukanlah agama, melainkan sisi psikologisnya kenapa mereka sampai sedemikian mudahnya menghabiskan nyawanya.

Dan kali ini hanyalah tidak mampu membeli kaset sebuah group band sialan, yang membuat gue semakin membenci group band ini...
posted by siaudy @ 8:20 AM   2 comments
zum ende..
Monday, September 25, 2006
Alhamdulillah Bulan Ramadhan datang juga. Well, bukannya gue sok tau ikut-ikutan menulis tentang Bulannya bulan di blog gue, tetapi tiba-tiba saja gue mau menulis tentang Bulan Ramadhan. Ada dua alasan kenapa gue mau menulis tentang Bulan Ramadhan ini.

Alasan pertama adalah karena dari pertama gue mulai suka menulis hingga sekarang pun gue belum pernah mau mencoba menulis tentang Bulan Ramadhan ataupun hal-hal yang berbau religius, keagamaan, hal yang sifatnya menyangkut sisi paling pribadi dalam manusia; AGAMA.

Alasan kedua mungkin bisa jadi Bulan Ramadhan kali ini amatlah berbeda. Hati gue merasa semakin malu terhadap-NYA. Gue merasa semakin kecil dan semakin tidak berarti ketika setelah berbuka. Sama sekali tidak ada artinya sama sekali setelah gue merasa lapar serta haus juga menahan nafsu selama seharian penuh. Dan ketika tetes air pertama membasahi lidah gue, gue merasa semakin kuat, gue merasa niat gue untuk berpuasa keesokan harinya semakin mantap. Atau bisa jadi gue menjadi semakin muak oleh prilaku orang yang hidupnya hanya melulu dikuasai oleh nafsu.

Seharian berpuasa hanya bisa menahan marah melihat orang seenaknya makan dan minum sementara masih banyak orang lain yang bertanya-tanya akan makankah nanti dirinya. Seharian berpuasa sementara orang lain minum seenaknya dan hanya bisa menahan dongkol kala mereka dengan amat beraninya menawarkan kepada mereka yang sedang berpuasa.

Ah, kalau saja semua orang bisa merasakan betapa nikmatnya berpuasa, bukan hanya menahan lapar serta haus juga menahan nafsu...
posted by siaudy @ 6:31 PM   0 comments
dongeng bodoh untuk anakku
Thursday, September 21, 2006


Anakku, malaikat kecilku...
Sore itu kamu pernah menanyakan kepada ayahmu ini bagaimanakah rupa ibumu. Bagaimanakah bentuk senyumnya serta matanya, yang ayah akui itulah yang membuat ayahmu ini mencintainya. Di sore itu juga kamu bertanya apakah ibumu yang cantik itu mencintai ayahmu ini.

Ah anakku, malaikat kecilku...
Pertanyaanmu terlalu banyak. Tapi mari duduklah di pangkuanku malam ini, marilah anakku, tak akan kubiarkan kau terlalu lama menderita karena tidak pernah tahu bagaimana rupa ibumu. Mari sini anakku, kita jadikan malam ini sebuah kenangan bagi esok hari, sebuah mimpi ketika kau nantinya tertidur. Mimpikan ia anakku, mimpikanlah ibumu, mimpikanlah senyumnya yang membuat ayahmu ini terantuk dan tejatuh ketika pertama kali melihat senyumnya. Ya anakku, senyum ibumu cantik, secantik bentuk matanya ketika ia tertawa lepas. Mari, duduklah di pangkuanku.

Ibumu malam itu terlihat cantik. Ia tiba-tiba ada tanpa ayahmu ini mengetahui kapan ia datang. Ah, kalau saja kutahu ia bakal datang malam itu tentulah ayahmu ini akan berpakaian yang jauh lebih pantas daripada hanya sekadar memakai baju kaos belel putih serta memakai jeans yang entah kapan terakhir kali terkena air sabun. Ibumu teramat cantik dengan segala kesederhanaannya, tertawa dan berbicara dengan cara yang amat santun. Mungkin itulah yang membuat ayahmu ini tergila-gila padanya.

Aku bergetar ketika melihatnya, aku merasa semua orang melihatnya kala itu. Dan aku merasa aku hanyalah seekor tikus yang tidak patut dilihat atau bahkan disentuh olehnya. Ayahmu saat itu merasa amatlah kotor, dan hanya bisa berdiam diri melihat dari kejauhan. Ayahmu ini hanya bisa mengagumi kecantikannya serta bunyi suaranya yang renyah kala ia tertawa.

Dan waktu serasa terhenti ketika ia mendatangi ayahmu. Ibumu menyapa diriku dan bertanya..
"Apakah kamu hanya bisa melihatku dari kejauhan tanpa mau menyapaku sedikitpun juga ?". Ah anakku, ayahmu ini benar-benar tergagap menerima pertanyaan itu. Aku tidak bisa bergerak, dan berusaha keras agar loncatan degup jantung ini tak terdengar oleh ibumu. Dan ayahmu ini tetap saja terdiam meski tangannya yang halus itu menarik pergelanganku.

Ia menarik pergelangan tanganku seraya berbisik halus, "Bawa aku, bawa aku pergi dari sini". Bodohnya ayahmu ini hanya bisa menuruti suara cantik itu tanpa bisa dan kuasa untuk menolaknya. Dan pertama kalinya ayahmu ini memberanikan diri untuk bersuara adalah sebuah pertanyaan konyol. Pertanyaan konyol yang membuat ibumu tersenyum. "Mengapa ?", begitulah tanya ayahmu ini malam itu. Tokh ia hanya tersenyum sembari berkata, "Malam kali ini amatlah cerah, aku ingin menikmati bintang juga redupnya bulan".

Dan malam itu kita duduk di tepi jalanan kota, melihat lampu-lampu kendaraan yang melintas tanpa pernah kembali lagi. Kita berdua tertawa dan hanya tertawa saat itu. Aku dan ibumu berbicara tentang apa saja yang terlintas di kepala. Hanya satu harapan kecil ayahmu ini malam itu, kalau sang waktu mau saja sedikit berbaik hati agar melambatkan langkahnya demi kita berdua, demi tawa kita berdua malam itu. Tapi sepertinya sang waktu memang tak pernah mendengar pinta ayahmu ini.

Anakku, malaikat kecilku...
Sudah tidurkah dirimu anakku ?
Belum ?
Belum mengantukkah dirimu ?
Belum ?

Ah biarkanlah ayahmu ini menyelimuti dirimu, dan jangan hiraukan ayahmu ini meski kau sudah tertidur nanti. Ayahmu saat ini memang sedang ingin mengenang tiap saat yang pernah ada ketika bersama ibumu. Tiap saat ketika ia tersenyum, tertawa, juga menangis.

Tak perlu kau terkejut seperti itu anakku. Ibumu hanya menangis sekali seingatku. Tidak pernah ia menangis sebelum dan sesudahnya. Ibumu selalu menghadapi hari-harinya dengan senyum. Bahkan ketika ia melahirkanmu, ia hanya terdiam, menahan sakit juga berusaha agar ia bisa melahirkan seorang anak perempuan yang cantik seperti dirinya. Dan ibumu berhasil anakku. Ia melahirkan seorang anak perempuan yang teramat cantik.

Ibumu hanya menangis sekali seingatku. Ia menangis saat ia mengetahui kalau ia tak bisa menyusuimu lebih lama lagi. Ia menangis serayua berkata pada ayahmu ini, kalau ia amat menginginkan setetes air susunya itu sempat dinikmati olehmu, anakku. Dan ia sudah melakukan hal itu di saat-saat terakhirnya. Ia menyusuimu dengan matanya terus berkaca-kaca. Tak tega ku mengganggunya. Maafkan ayahmu ini anakku, ayahmu ini hanya bisa terdiam tanpa bisa berbuat apa-apa untuk menenangkannya.

Ibumu menyusui bibirmu dengan senandung suara teramat indah yang pernah kudengar hingga sekarang ini. Ia terus menyusuimu hingga engkau kala itu tertidur. Ibumu kembali menangis seraya berkata kalau ia amat menyesal tak bisa lebih lama lagi mendengar suara tangismu. Ia juga menangis menyesalkan kalau ia tak bisa melihatmu pertama kali berjalan. Ia juga menangis kalau ia tak bisa mendengarmu memanggil kata ibu pada dirinya.

Ah anakku, malaikat kecilku...
Mengapa kau menangis ? Tak perlu kau menangisinya. Rindukah jawabmu ? Mari sini anakku. Biar ayahmu coba hilangkan rindumu padanya. Biar kubisikkan kepadamu kalau aku juga teramat merindunya. Tak pernah sebuah hari kuhabiskan tanpa ada kuingat senyum ibumu. Dan tetap ia teramat manis ketika meninggalkan kita berdua. Ia tetaplah teramat manis.



* ditulis ketika rindu mulai menutupi mata di sebuah malam dengan gerimis terus berbisik halus di telinga
posted by siaudy @ 8:49 PM   3 comments
just a glimpse

I was beginning to get very tired of sitting by this god damned chair, and having nothing to do. Once or twice I had peeped into the book my art director was reading, but it had no words nor picture in it. And I was thinking, what is the use of a book without pictures or conversation.

It was one hot day, which made me so sleepy and stupid for doing nothing. I was thinking to get up from this stupid chair and get the hell out from this office, when suddenly an image of a girl ran close by me.

It was a glimpse, I said to myself. But then again the other side of me trying to debating about this. No, he says. It is not a glimpse, it is an intuition. An intuition of a girl whom you loved until now.

No way, I said to him. How on earth an intuition could turn her self into an image, which I could easily touch or even kissed her ? He shocked by this question. He kept him self in silence, until I break the air.

I'm goin' home...
Did you ever touched her ?
Nope, not yet...
Did you ever kissed her ?
Nope, not yet...

You're stupid
Well, I guessed I am...





* To be continued...
posted by siaudy @ 7:05 PM   0 comments
question
I weep for you my dear, she said long time a go
With tears she kissed me

She kissed me again and again
My cheek became red
I stood in silence

But, then again
Another girl left me in this very room
But still, I was standing there

Wondering..
Am I wrong
Did I do something to hurt you
posted by siaudy @ 6:58 PM   0 comments
kaga penting
Hasil appraisal :

  • Technical and Professional Competence : A
  • Problem Solving and Analytical Abilities : A
  • Planning and Organization of Time : B
  • Volume and Quality of Work : B
  • Oral and Written Communication : B
  • Cooperation and Interfacing with others : A
  • Dependability : B
  • Judgment and Common Sense : B
  • Adaptability & Ability to perform under pressure : A
  • Initiatives And Drive : B
  • Attitude : A
  • Attendance and Punctuality : C
  • Overall Performance : B
  • Networking : B

Masa nilai kehadiran gue C ? Padahal kan gue rajin...

posted by siaudy @ 1:19 PM   0 comments
Love Moves In Mysterious Ways
Wednesday, September 20, 2006
-----------------------------Love Moves In Mysterious Ways-----------------------------

Who'd have thought this is how the pieces fit ?
You and I shouldn't even try making sense of it
I forgot how we ever came this far
I believe we had reasons
but I don't know what they are
So blame it on my heart

Love moves in mysterious ways
It's always so surprising
When love appears over the horizon
I'll love you for the rest of my days
But still, it's a mystery
How you ever came to me
Which only proves love moves in mysterious ways


* Nina
posted by siaudy @ 11:58 PM   0 comments
entahlah..
Take my soul, take my heart, and be my love forever...

Beberapa hari terakhir status YM gue sama sekali tidak berubah. Entah apa yang gue rasakan selama sebulan terakhir ini. Semua hal yang sudah direncanain tiba-tiba semuanya berantakan begitu aja.

Well, gue males beralasan.. pokoknya itu lah yang terjadi, dan gue tidak menyalahkan siapa pun dalam hal ini. Tokh gue pikir semua ini terjadi karena beberapa alasan yang engga perlu disebutin disini.

Suasana kantor gue yang semakin hari semakin menyenangkan, ah yah sudahlah... bukan itu hal yang sedang ingin gue ceritain disini. Dan tiba-tiba saja keinginan gue untuk menulis saat ini tiba-tiba menghilang.

Ah yah sudahlah..
posted by siaudy @ 11:09 PM   0 comments
yang kedua kalinya !
... dan untuk yang kedua kalinya, gue teken-in disini...

gue cape !
gue bener-bener ga terima ini semua..

semua bener-bener anjing !


aaaarrggghhh !!!!!
posted by siaudy @ 10:42 PM   0 comments
anjing-anjing di luar sana !
gue cape..
teramat cape...

aaaaaarrggghhhh ................
posted by siaudy @ 10:41 PM   0 comments
silent mode
Friday, September 15, 2006
Mungkin seperti ini yang gue inginkan selama beberapa bulan terakhir. Hanya sendiri di ruangan yang semakin lama semakin dingin ini, dan mencoba merenung serta memikirkan langkah apa yang akan gue ambil dalam ke depannya. Entahlah, mungkin saja gue kali ini sedang mencoba skeptis atau mencoba berfikir. Tapi tokh pada saat akhirnya gue bia merasakan kembali kesunyian yang dulu sempat menjadi sahabat terbaik, gue kembali merasakan sepi.

Sepi akan sesuatu yang terus gue cari dan gue coba dapatkan, tapi belum pernah gue miliki. Tidak perlu elo tau (baca:kalian) apa yang sedang gue pikirkan. Tokh karena pada awalnya gue mencoba membuat blog ini lebih sebagai pemuas akan nafsu menulis gue, yang akhir-akhir ini menjadi semakin menggila. Seperti mitosnya Sapardi Djoko Damono yang akan membuat beberapa baris puisinya. Lama terdiam, lama merenung, lama menjadi gila, lama merasakan hilang ingatan, lama tertawa untuk kemudian menangis beberapa saat kemudian.

Photobucket - Video and Image Hosting

Ah mungkin saja gue menulis selama ini hanya menjadi pelampiasan akan kekosongan di hati gue. Tapi sudahlah, gue kadang menjadi amat malas membahas apa yang menjadi masalah gue. Gue lebih tertarik mendengarkan orang menceritakan keluh kesahnya, karena semakin lama mendengarkan, gue menjadi semakin sadar kalau ternyata masalah gue selama ini tidak berarti apa-apa dibandingakan dengan cerita mereka. Gue juga teramat sadar kalau gue ini ternyata hanyalah bentuk kecil dari banyak bentuk-bentuk lain yang jauh lebih baik.

Dan terus saja lagu dido berteriak saat gue menulis ini semua. Apakah mungkin ternyata yang dia bilang itu benar adanya. Salah satu temen YM gue pernah bertanya ama gue sebuah kalimat pendek, yang hingga sekarang gue masih perih kalau mengingatnya. Gue takut kalau apa yang ia tanyakan itu adalah benar. Gue menjadi teramat takut, sampai gue sekarang ingin berteriak dan mencari seseorang yang mau mendengarkan semua cerita gue, dan mau mendengarkan semua kisah gue sampai gue merasa lelah untuk menceritakannya. Gue mau terus bercerita sampai ada leleran air mata yang tanpa sengaja dan tanpa gue rasakan ikut mendengarkan cerita gue.

Tapi tetap saja ketika ada waktunya gue mulai menceritakan sedikit goresan di ingatan gue, selalu saja ada sedikit ketakutan untuk membaginya. Entah kenapa perasaan takut itu terus ada dan tumbuh. I really can't help it. Gue takut dan mungkin gue hanya takut.


I won't go
I won't sleep
I can't breath
Until you resting here with me

I am what I am
I'll do what I want
But I can't ...

I won't live
I can not be
Until you resting here with me...
posted by siaudy @ 8:12 PM   0 comments
you.. only you...

though i wish i'll be happy someday
the thoughts can not take all my time

this is not what i was thinking
but you are everything that i need here and now

my days are seldom how i plan them
and somehow you brightened the day
and you made me missing you all the time
and i became addicted

i want you to stay
until the end of the day
posted by siaudy @ 1:30 PM   0 comments
merely a dream...

A picture describe a thousand words
A word leads to million of confusion


Solitude
From a distance

Only a glimpse
Blushing

Smiles
Nervous

Dreams
Only a dreams
posted by siaudy @ 12:49 AM   0 comments
bro !
Thursday, September 14, 2006
alhamdulillah, akhirnya gue bisa menikmati satu hari dengan terduduk di kursi kantor setelah hampir sebulan terakhir ini kondisi badan gue bener-bener di-push dan terus didorong hingga batas kemampuan gue (atau belum ?).

Dan hingga satu atau sebuah moment gue sedang menikmati saat-saat tersebut, gue chatting dengan salah satu temen gue, yang hampir 7 tahun ga ketemu. salah satu kompanion terpercaya gue saat masih kuliah dulu di fakultas kacrut universitas kampret. sebuah tempat dimana gue pernah merasakan saat-saat berbahagia gue, saat-saat gue menikmati masa muda (cieeeee) dengan penuh vitalitas (apaan sih !) serta gairah darah remaja (anjrit ! somebody slap me please !).

anyway, waktu chatting dengannya itu gue tersadar akan betapa waktu gue itu sebenarnya sudah semakin tersudutkan. temen gue itu masih dengan gayanya seperti dulu (sok tau, sok bijaksana, hehehe sori brur) menceramahi gue. well, sebenernya ga menceramahi, akan tetapi dia bicara panjang lebar itu gue rasa lebih merupakan sebuah cambukan bagi dirinya sendiri, yang ingin untuk disadarkan dari betapa sebenernya kemarin-kemarin itu gue juga dia menjadi seseorang yang kita dahulu amat membenci.

entah kenapa semua yang dia tulis saat di chatting itu nyaris semuanya benar (atau mungkin saat itu gue sedang lagi dalam keadaan yang males untuk membantah ?). gue hanya bisa diem, membaca semua yang ia tulis, mencoba meresapi, dan mencoba membenarkan semua yang ia tulis tanpa gue mau saring terlebih dahulu.

dan pada saat ia menulis itu semua, gue (mungkin terdengar sedikit bullshit) bisa merasakan apa yang ia sedang rasakan (baca:empati). gue merasakan banget apa yang ia tulis saat itu sebuah kegundahan dari deritanya selama ini (sori kalau terdengar klise), gue juga merasakan banget kalau ia saat itu sedang menderita. tokh gue masih bisa dengan amat santainya mengkomentari tulisannya dengan celotehan sarkastis gue. alhamdulillah, dia udah kenal gue dan kembali tertawa setelah serius-serius, dan kembali serius lagi setelah berteriak-teriak di henpun (hahaha, ga usah sampe sesewot itu kali bro, sampe langsung nelepon segala).

sori kalau yang membaca ini semua mungkin masih belum bisa meraba kemana arahnya, ini sengaja karena gue ga mau yang membacanya bisa dengan amat gampangnya menebak apa yang sebenernya gue ama temen gue itu bicarakan, meski di kalimat-kalimat awal gue udah memberi petunjuk akan kemana arah tulisan ini berlanjut.

dan sampai tulisan ini ditulis pun, gue masih terus memikirkan apakah sudah separah itu gue sekarang ? apakah sudah separah itukah temen gue itu ? ah entahlah, gue ga mau mencoba membenarkan apa yang sudah menjadi kesalahan gue. tokh, bagi gue.. katakan salah kalau memang salah, dan akui benar kalau ada yang benar.

ah entahlah, kepala gue semakin mumet memikirkan ini semua.
posted by siaudy @ 8:58 PM   0 comments
to my dearest

Don't you worry
'Coz I'll be there for you
It will be all right..

Just trust in me..










blushing mode : ON
posted by siaudy @ 6:02 PM   0 comments
uneg-uneg
Wednesday, September 13, 2006
one day we'll be older
we'll look back to see how things used to be

you and me always arguing about the fact
be patient and try harder
i'll help you in my own way
to see clearer, be happy, to be yourself

there are things that i can't be without
it is you, i can't be without

i'm not sentimental
still i have to say when i think of those distant days

i need a drink
i need some company
i need someone
to share my life with
i wish that i was special

a long walk to the seashore
and watch the sun go down
it doesn't thrill me at all
not like the way she smiled
posted by siaudy @ 10:51 PM   2 comments
Club 8

At last..
Udah dari dulu gue coba cari lagu-lagunya Club 8, dan akhirnya malam ini semua pencarian gue harus dihentikan.

Mantap ! Puas !
Dan masih banyak lagi kata-kata kegembiraan yang gue harus teriakkan pas lagu demi lagu berhasil didownload.
posted by siaudy @ 9:43 PM   0 comments
die young


kebanyakan ngerokok neh gue, kebanyakan minum kopi juga, tanpa melupakan bergadang hampir tiap malem... well, betul-betul kombinasi yang tepat untuk mati muda.
posted by siaudy @ 9:00 AM   0 comments
shockin'
apa bener yaa, suara gue ternyata bisa menenangkan seseorang ?
hahaha..

akhirnya ada juga yang ngomong itu.. secara selama ini orang yang nelepon gue itu bilangnya, suara gue itu cempreng (mana kereeeennn) jelek, ga catchy (tapi ngangenin kan ?)

quite shocking..
posted by siaudy @ 12:03 AM   0 comments
radio ad
Tuesday, September 12, 2006
Energi gue bener-bener habis kemaren siang sampe sore. Hanya karena memperdebatkan bunyi-bunyian yang akan masuk recording. Well kata-kata bebunyian mungkin terkesan jorok, tap memang itu lah yang terjadi kemarin. Perdebatan yang nyaris tidak ada ujungnya. Di satu sisi gue berusaha mempertahankan pendapat gue sekaligus "berusaha mengingatkan" lawan bicara gue, bahwa di saat itu, gue dan hanya gue lah yang memiliki hak prerogatif penuh akan hasil serta proses recordingnya. Dan di satu sisi yang lain gue berusaha untuk tetap menahan emosi karena dia adalah client kantor gue.

Di saat itu gue berusaha memberikan berbagai macam alasan kenapa gue memakai suara-suara yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Tapi tetap client sepertinya selalu ditakdirkan untuk menang. Tapi alhamdulillah temen kantor gue (Account Manager) sepertinya mengerti keberatan-keberatan gue, karena secara tidak langsung dia juga gue salahin untuk membawa client ke tempat recording.

Perubahan-perubahan yang mendadak di tempat recording, sempat membuat gue terbengong-bengong, sampe beberapa komentarnya yang membuat bahkan sound engineer tempat recording tersebut terkekeh-kekeh dan mentertawakan client gue. Ah sudahlah, yang penting kini radio ad-nya sudah jadi.
posted by siaudy @ 2:16 PM   0 comments
rasa itu..
Monday, September 11, 2006

Rasa itu telah datang kembali, memaksaku kali ini untuk menemaninya. Tidak bisa berkilah saat ini. Dia menuntutku untuk memperhatikannya, untuk melakukan persis yang dimintanya, untuk memenuhi sebuah permintaan yang nyaris mustahil untuk dilakukan.

Dia datang kali ini tanpa peringatan terlebih dahulu. Ah, kalau kuingat-ingat memang dirinya selalu datang tanpa pernah mengetuk pintu sebelumnya. Ia datang begitu saja, dengan terkadang mendobrak dinding, berdiri di hadapanku dengan amat angkuhnya. Menantangku untuk bisa melawannya. Dan kusadari ku tak berdaya melawannya. Ku hanya bisa terjatuh terduduk tanpa bisa berbuat apa-apa.

Kali ini dia datang padaku menuntut untuk mengikuti apa kata hatiku, meski ku mencoba menyembunyikannya, tokh ia datang juga yang berarti ia telah merasakan apa yang ku ingin sembunyikan.

Ku coba berikan penjelasan yang masuk akal, tapi tokh ia berteriak lantang padaku bahwa semua yang kurasakan saat in memang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Ku juga coba berikan seratus alasan kenapa ku harus melupakan perasaan ini, tapi ia kembali berteriak dengan lantang sembari memberikan seribu alasan kenapa ku harus mendengarkan perasaan ini.

Ku hanya bisa terdiam, ku terduduk merasa takut, merasa panik, merasa takut. Dan betapa anehnya ia tersenyum kepadaku, untuk pertama kalinya selama ku mengenalnya. Ia tersenyum sembari berkata..

Kita tidak akan pernah tahu apa yang terbaik sampai kita menjalaninya sendiri...
posted by siaudy @ 12:44 PM   2 comments
wonderful dream

I hold her hand
She smiled gently
And she squeeze my finger

We walk side by side
No words
Just smiled each other

She seems to enjoy the ambience
I enjoy the warm of her hand
We walk side by side
posted by siaudy @ 8:33 AM   0 comments
Tulisan konyol

Sebelumnya gue harus meminta maaf, jika tulisan berikut ini terdapat banyak kesalahan, serta menyinggung orang lain.

Fotografi bagi gue tidak hanya melulu tentang tekhnik bagaimana merekam sebuah kejadian. Lebih aneh dan mungkin terkesa sedikit menyombong, bagi gue fotografi adalah sebuah media atau hanya sebuah alat dimana kita berkesempatan untuk mengenal lebih dekat ke sebuah tempat yang dinamakan perasaan atau hati.

Ketika kita akan memotret seseorang, gue pikir pergulatan yang ada justru bukan ada di kepala, tentang seperti apa hasilnya nanti, dan juga bukan pergulatan di tangan serta di mata yang berusaha agar hasilnya nanti merupakan hasil ejakulasi yang sempurna.

Tepat sepersekian detik ketika kita akan mengambil keputusan untuk menekan tombolnya, gue merasa saat itu kita betul-betul ada di sebuah saat dimana kita bisa berdialog langsung dengan hati kita. Sebuah ketenangan luar biasa, sebuah kesunyian yang teramat sepi, dimana keputusan untuk mengubahnya itu ada di hati kita. Murni perasaan kitalah yang bermain dan menentukan.

Sesederhana itu.
posted by siaudy @ 8:05 AM   0 comments
das wochenende

Bermula dari hari sabtu yang betul-betul berarti hari tidur sedunia. Hanya terbangun ketika adzan waktu shalat wajib, yang memang kebetulan rumah gue deket banget ama masjid. Tidur lagi tak lama sesudahnya, dan terbangun kembali ketika adzan berkumandang, dan begitu seterusnya hingga maghrib. Mencoba membayar hutang ngantuk yang diberikan selama seminggu terakhir.

Otomatis malam minggu gue juga tidak berarti apa-apa, melulu bermain games hingga jam 2 pagi. Mencoba tidur, dan terbangun secara mendadak tidak lama sesudahnya. Bermimpi sesuatu yang amat menyenangkan, sampai gue terdiam lama;mencoba mencari tahu ada apa dengan mimpi tersebut. Bukan gue mencoba bid'ah, akan tetapi akhir-akhir ini teramat jarang gue bermimpi tentang sesuatu yang amat menyenangkan seperti itu. Melulu tentang cerita sedih. Akhirnya dengan berat hati, gue nyalain lagi komputer dan memasang winamp hingga gue tertidur kembali.

Minggu yang cerah, dibangunkan oleh bunyi telepon dari beberapa temen gue yang mengajak sarapan bersama di sebuah tempat yang memang sudah sering dikunjungi setiap hari minggu pagi oleh kebanyakan keluarga. Sambil menenteng kamera dan mencoba mengingat kapan terakhir kalinya gue menenteng kamera seperti itu. Tokh yang ada kemudian, kamera tersebut hanya melulu berisi temen-temen gue yang mencoba serta berkomentar tentang kamera tersebut, tanpa ada sedikit pun rekaman tentang minggu pagi di tempat itu.

Tapi tetap saja, pikiran gue terus melayang ke meja kantor gue. Dan entah kenapa akhir-akhir ini gue amat merindukannya.
posted by siaudy @ 7:30 AM   0 comments
sepi atau kalah ?
Friday, September 08, 2006

alhamdulillah.. lemburan itu telah usai, dan kini gue bisa menikmati sisa weekend besok yang sepertinya bakalan kacrut seperti weekend-weekend sebelumnya. ah sudahlah, paling gue seperti biasanya bakalan ada di depan monitor juga, cuman perbedaannya hanyalah bermain games, dan bukan bekerja.

dan seperti yang udah gue duga sebelumnya, ketika saat menyadari lemburan gila ini telah berakhir. saat itu juga gue mulai ngerasa kosong. perasaan seperti telah kalah dan dikalahkan. gue menginginkan perasaan-perasaan seperti diburu dan dikejar sesuatu itu. gue butuh target, dan tidak bisa hanya bmelulu bekerja seperti layaknya orang-orang lain. gue mulai merindukan perasaan benar-benar hidup. perasaan isi kepala gue seperti terus didorong untuk bisa melakukan jauh yang lebih baik daripada sebelumnya.

Atau mungkin perasaan gue kalah itu hanyalah sebagai imbas kekesalan gue bahwa kemarin gue lemburan itu sama sekali tidak ada artinya ? yeap ! akhirnya dengan berat hati creative beserta client service kantor gue bersepakat untuk melepaskan pitching bank mandiri. aaarrrggghhhh...

tapi yah, akan jauh lebih baik melihat sisi baiknya. dengan begini kondisi badan gue akan membaik pada hari senin besok. gue mempunyai kesempatan untuk beristirahat selama weekend besok.
posted by siaudy @ 8:45 PM   0 comments
narcist ?

masih terus mentok...
masih terus buntu..
masih terus kusut

narcist ? teteeeuuuuuuppp....
hehehehe
posted by siaudy @ 10:47 AM   0 comments
messy

kusut abis..
mentok abis..
posted by siaudy @ 9:56 AM   0 comments
5 hari
Thursday, September 07, 2006
Photobucket - Video and Image Hosting

It has been 5 days..
5 days at this fuckin' office..

Sudah hari ke-5 gue dah ada di kantor ini, bangun tidur, mandi, sarapan, langsung kerja lagi, sampe malem (baca:pagi) untuk kemudian mencoba tidur meski hanya sebentar. Bangun lagi, dan terus mengulang rutinitas yang sama.

Badan gue terus dipaksa, isi kepala gue terus terkuras, tangan gue terus menulis. Hingga ada sebuah titik gue mulai merasa gue hanya bisa hidup kalau gue menulis, dan tidak bisa melanjutkan hidup ini kalau gue tidak menulis.

Kondisi badan gue terus drop. Well, selama seharian ini (kamis) gue sadar tubuh gue mulai berteriak kekurangan cairan. Tidak bisa disalahkan, gue hanya minum dari kopi, bernafas dari tembakau, dan melihat dari monitor, hingga mengunyah sejumput roti, dan terkadang makan mie.

Entah kenapa gue justru merasa inilah yang gue cari selama ini. Bukan kondisi sakitnya badan gue tentunya, akan tetapi sebuah kondisi dimana kemampuan gue terus dipaksa untuk bisa mencari titik tertingginya. Dan gue belum merasa bahwa inilah titik kulminasinya. Gue masih belum menemukan titik nadirnya, titik jenuhnya. Gue masih bisa mencari bentuk yang terbaik dari diri gue sendiri.

Mungkin gue harus memberikan kredit tersendiri bagi beberapa temen-temen gue. Mereka menemani malam dan juga siang gue sampai tulisan ini tumpah di blog.

  • My sweet roses.. buat semua senyumnya, bawelnya, hingga curhatannya, yang gue yakin tanpa disadari justru membuat gue merasa gue memang sedang hidup, dan bukanlah mati.
  • Natunique.. untuk segala obrolan tengah malamnya, juga dengan segala tawa renyahnya yang juga membuat gue sadar kalau masih ada kehidupan di luar sana, dan kehidupan gue melulu bukanlah hanya ada di belakang meja dan di depan monitor komputer.
  • Rudy.. thanks a bunch bro, lo tau lah rasanya kerja di sebuah agency, secara lo juga emang anak agency. Masih inget kan dengan yang gue bilang... "Derita Anak Agency" ? hahaha.. udeh bro, ajak kawin saja lah si jilbab manis itu. Daripada nanti keburu gue sikat, lo mau begitu ? Saingan sehat deh.. hahahaha
  • Yipaz... ke', terima kasih ya ke'.. tanpa lo sadarin lo dah buat gue merasa memiliki sahabat. Selalu tertawa bersama, sakit bersama (kok bisa atit iyut bareng sih ?) ngerumpi bersama.. aduh ke' kadang pas gue ngelembur gila gini, gue kangen ma rumpian kita, kangen ama bahasan-bahasan kita yang sumpah.. kaga pentiiiiiiinnnngggggg !! hahaha, tapi di saat yang sama gue justru takut kalo lo sakit. Ya iya lah, ceting ampe jam 4 pagi ! hahaha.. plis deyh ke' .. hhahha.. kok bisa ya kita nyambung buat membahas masalah-masalah yang kagak penting, super rumpi, berbagai quiz yang aneh, pertanyaan-pertanyaan yang sederhana tapi seolah-olah menjadi teramat penting.

Anyway.. semoga ajah lemburan ini segera berakhir, tapi yang gue takutin nantinya gue bakal kangen ama suasana malam. Hmmmmmm.. pikir-pikir, gue masih inget ga ya ama rasanya disiram matari pagi ?

Photobucket - Video and Image Hosting

posted by siaudy @ 10:04 PM   0 comments
khayalan kita
Photobucket - Video and Image Hosting

Hanya sebuah khayalan bareng temen gue di YM, yang ternyata si gadis manis ini malah lebih gokil khayalannya daripada gue, kagak tanggung-tanggung lagi.. hehehe (peace yo gal !)

Anyway, berikut ini hanya bagian kecil rumpian gue ama si gadis tersebut, yang hanya mau dipanggil memakai nickname my sweet rose, hehehe.. aduh non, kamu itu yaaa.. Eh btw, sumpah non, rumah lo amit-amit jauhnya.

Lurus, belok kanan, lurus lagi, lalu ke kiri, naaahh abis itu terus lurus, tapi jangan ampe kelewatan masjid, belok kiri terus lagi deh. Masuk ke komplek, banyak tukang becak, hati-hati banyak polisi tidur (atau jeng glengan ?) hati-hati lagi, jalanannya rada-rada rusak, dan abis itu... aaarrrrggghhhhh.. hahahaha (peace yo !) next time gue sumpah ga keberatan nganterin lagi ke rumah lo itu deh.. :p

But truly, gue seneng lho non, nongkrong gila ama lo di setiabudi one kemaren itu, ketawa-ketawa ga jelas, minum kopi, dan pas pulangnya digodain ama tukang parkir, hahaahaha.. masih inget kan lo tukang parkir itu bilangnya apaan ? hahahaahaha... gokil abiiiissss ! jangan-jangan si tukang parkir itu lagi mabok makan cumi ya ? hehe

Kembali ke topik permasalahan :p ini potongan chat gue ama dia, yang isinya melulu khayalan gue ama my sweet rose. truly, gue sedih banget sampe sekarang, dengan dia mau pergi ke luar negeri. Non.. keep in touch yaaa.. :(


my sweet rose : gw ngayal dy, seandainya saat ini gw udah ada di luar negri..
my sweet rose : hikz

audy reza : yaaaaaa... nanti kalo lo dah ada di luar negeri , gue jadi bete duonkz, kan gue sendiri jadinyah..
audy reza : ga da yg bawel2 kl setiap lunch nyuruh2 makan..
audy reza : ga da yg nanyain lagi "kabarnya blog lo gimana ?"

my sweet rose : kan ada chatroom...................

audy reza : jauh...
audy reza : hiks


my sweet rose : yasih
my sweet rose : ga bisa ktemu lg bwt ngupi2.. hikz


my sweet rose : hehe, tapi gw mumet, klo bisa kabur skarang, gw kabur skarang jg deh
my sweet rose : nevermind lah..
my sweet rose : next!!!!!!!!!!!!!!
my sweet rose : khayalan lo..


audy reza : hmm.. mau ke kafe slasar di bandung pas sore jam 3-8 sore...
audy reza : cari tmpt duduk yg ngadep ke city lights bdng, secara dago atas, jd kliatan lampu2 kota bdng pas malem hari


Well.. that's it deh non.. gue cuma mau nyampe-in betapa nanti gue sedihnya kok, kehilangan temen yang bakal bawel nantinya setiap lunch.. selalu ngambek berat kalo gue makan mie. Selalu menyapa gue duluan di YM, dengan kata-kata yang teramat manis (masa gue dibilang say... ur) hahaha.

Selalu perduli setiap gue ada lemburan di kantor, nanya kabar gue setiap weekend..
Take care ya non.. Keep in touch lho..
posted by siaudy @ 6:27 PM   0 comments
kagome
Wednesday, September 06, 2006

Well, gue lupa-lupa inget kenapa dan apa gue bisa kenal ama gadis yang satu ini. Yang gue sadar hanyalah ternyata gue sudah sering tertawa dan membuatnya menangis juga sakit selama hampir dua tahun terakhir ini.

Sudah hampir seminggu tulisan yang hanya ada di kepala ini belum juga kunjung tumpah di blog. Bukan apa-apa, Setiap gue mau mulai menulisnya, mood gue tiba-tiba nge-drop berat,. Atau bahkan kerjaan yang tenggat waktunya amat kurang ajar, hingga beberapa masalah yang sepertinya tidak akan ada hubungannya dengan tulisan berikut ini.. :p

Truly, gue berterima kasih lho non. Sama sekali di luar dugaan gue menerima sebuah bingkisan dari kamu. Padahal kan aku minta-nya sudah dari dulu, hehehe.. Anyway, bingkisan itu datang di sebuah waktu yang gue emang lagi nge-drop berat, dan datang begitu saja membuat gue tertawa.

Sisa dari tulisan bodoh ini mungkin gue isi dengan permohonan maaf gue, yang beberapa waktu lalu seorang audy membuatnya bersedih dan membuatnya kembali teringat akan masa lalu. I really didn't meant to be dear. Gue hanya mencoba melihat segala sesuatunya dari berbagai sisi, dan kalau itu ternyata membuat lo bersedih dan menangis, gue truly sorry.

Yang gue inget hanyalah lagu-lagu Dream Theater yang membuat gue kenal elo di Friendster, dan entah bagaimana lagi sampe tuker-tukeran YM ID, sampe nomer henpun. Beberapa kali gadis ini menelepon gue di saat gue lagi lemburan gila (truly appreciated it), dan mencoba menghibur gue dengan "kriiik kriikkk kriiikk"... :p

So, tulisan sederhana ini tokh hanya berisi ucapan terima kasih gue yang tidak seberapa. Berterima kasih atas bingkisannya, juga tawa serta senyum kamu.

vielen dank schatzie...



sedikit tambahan, kagome-nya kini jauh lebih berbahagia karena selalu tertidur nyenyak di atas keyboard apple macintosh G5... dan kalaupun ia sedikit bersedih mungkin karena dirinya selalu menjadi bantalan kesedihan di kala malam yang ditingkahi oleh bunyi gerimis di genting..
posted by siaudy @ 11:28 PM   0 comments
at last..

cihuuuyyyy..
akhirnya temenku ada yang dateng juga, nemenin lemburan gilaaaaa..
hehehe.. makasih ya mas bud..
masa gue ama djatie melulu, bosen dong.. hehe

dateng lagi dong besok-besok.. hehehe
ajak juga dong yang laen, ama..
PLIS DEH.... bawa martabak keju doooooong.. hahahahaha
posted by siaudy @ 9:09 PM  
tentang sahabat

.. dan di saat-saat seperti ini gue mulai ngerasa kehilangan mereka, sosok sahabat yang selalu ada menemani gue ketika mulai bekerja seperti orang tolol. guys.. maen dong ke kantor.. really missed you neh..

wish you all were here by now, and cheer us up like you guys used to be..
posted by siaudy @ 5:15 PM  
bocah itu

Name: audy reza
Home: middle earth.. fantasy island.., rains, Indonesia
About Me: bocah gendeng yang kadang (baca:selalu) pergi begitu saja dari peredaran tanpa pernah mau mendengarkan orang-orang sekitarnya.. selalu merutuk jika hujan datang menyapa.. tapi amat tidak jarang selalu mengeluh dan bertanya-tanya kapankah hujan mau datang kembali.. dan ketika hujan telah kembali menghiburnya, lelaki ini selalu saja berusaha meminum kopi sambil mendengarkan lagu-lagu yang ada hubungannya dengan masa lalunya yang teramat kelam..
sekelumit cerita...
kantung sampah
yang kemarin
benang kusut
copywriter's resume